Segmentasi Pasar,jika dilihat dari kata segmentasi berarti membagi,tentunya bukan pasar dalam artian tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan suatu transaksi tapi dalam bidang ilmu dasar pemasaran atau marketing pasar bisa diartikan sebagai pelanggan atau customer yang menjadi targeting & segmentation perusahaan tersebut.
Karena tujuan dari suatu perusahaan manufaktur atau perusahaan yang menghasilkan sesuatu baik barang maupun jasa tentunya memperoleh laba dari berapa banyak produknya itu terjual melalui jumlah pembelian oleh konsumen yang terkadang ditentukan oleh segmentasi pasar melalui keinginan dan trend yang berkembang dan diinginkan oleh masyarakat(konsumen).
Untuk menjangkau keinginan konsumen tersebut,perusahaan yang ingin berkembang harus bisa membuat segmentasi pasar,menyesuaikan diri dengan perubahan zaman yang ada,selalu meng up-date berita mengenai trend yang ada dan mempunyai daya kreatifitas yang tinggi untuk memasuki keadaan pasar tersebut,karena tak selamanya perusahaan sendiri yang menentukan arah berkembangnya suatu perusahaan tersebut,tetapi kebanyakan para konsumen lah yang pada akhirnya mempunyai andil yang sangat besar dalam memilih dan memakai produk yang ingin mereka gunakan.
Untuk itu sebuah perusahaan tidak hanya berbekal pengetahuan mengenai bagaimana cara membuat suatu pasar dari heterogen menjadi homogen tetapi cara mereka menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat dan konsep mereka menghadapi trend tersebut harus dijalankan bersama dengan kreatifitas mereka,agar selain memenuhi kebutuhan masyarakat juga bisa membuat pasar tersendiri dengan inovasi dan kualitas yang baik.
Sabtu, 13 Oktober 2012
Selasa, 09 Oktober 2012
Pengambilan Keputusan
Dalam Manajemen suatu keputusan merupakan suatu hal
yang sangat penting mengingat salah satu tugas seorang manajer ialah mengambil
keputusan melalui input data yang sudah didapat dan dikelola dengan baik.Dengan
tujuan efisien,lancar dan efektif semata mata sebagai suatu kemudahan dalam
menjalani suatu masalah manajemen
Suatu keputusan pun mempunyai beberapa tipe
berdasarkan penjelasan Herbert A.Simon yang mengemukakan teknik tradisional dan
modern dalam pembuat keputusan yang terprogram maupun tidak
terprogram.Keputusan Terprogram ialah Keputusan yang rutin dan berulang-ulang
dan Organisasi mengembangkan proses khusus bagi penanganannya,sedangkan yang
Tidak Terprogram adalah keputusan yang sekali pakai,disusun tidak
sehat,kebijaksanaan dan ditangani dengan proses pemecahan masalah umum.
Proses Pengambilan Keputusan mempunyai suatu
langkah,yaitu :
1.
Pemahaman dan Perumusan Masalah
Seorang manajer harus
mengerti dan memahami bagian-bagian masalah yang harus dipecahkan agar
pengambilan keputusan lebih terkonsep.
2. Pengumpulan dan Analisa Data yang
Relevan
Setelah masalah ditemukan dan terkonsep
maka dibuatlah suatu rumusan melalui berbagai data dan analisa untuk
pengambilan keputusan yang tepat.
3. Pengembangan Alternatif
Pengembangan Alternatif memungkinkan
menolak kecenderungan membuat keputusan yang cepat agar tercapai keputusan yang
efektif.
4. Pengevaluasian terhadap alternatif
yang digunakan
Menilai efektivitas dari alternatif yang
digunakan yang diukur dengan cara menghubungkan tujuan dan sumber daya
organisasi dengan alternatif yang realistik serta menilai seberapa baik
alternatif itu memecahkan masalah.
5. Pemilihan Alternatif Terbaik
Berdasarkan informasi dan analisisis
maka tahap ini dijalankan oleh manjer sebagai decision making
6. Implementasi Keputusan
Penetapan anggaran,mengadakan dan
mengalokasikan sumber daya serta menugaskan wewenang dan tanggung jawab
pelaksanaan tugas dengan memperhatikan resiko dilakukan pada tahap ini.
7. Evaluasi atas Hasil Keputusan
Implementasi yang telah diambil hendaknya dievaluasi
dan selalu dimonitor agar kelancaran dan keefektifan suatu keputusan dapat
mudah diketahui
Dikutip dari : Seri Diktat Kuliah Universitas Gunadarma (Pengantar Manjemen Umum);Muh.Abdul Mukhyi,Imam Hadi Saputro
Segmentasi Pasar
Segmentasi Pasar adalah suatu metode yang berkaitan
dengan cara pemasaran suatu produk melalui pengelompokkan pasar(pelanggan) dari
pasar heterogen menuju homogen sehingga target pemasaran bisa lebih efektif dan
disesuaikan. Segmen pasar harus selalu
berbeda satu sama lain namun orang-orang dalam setiap segmen harus sama dengan
cara yang relevan.
Dalam penentuan kelompok pasar
yang akan dijadikan target pemasaran tentunya mempunyai faktor-faktor sebagai
berikut :
1. Mudah Diakses
Dapatkah Anda mencapai segmen melalui biaya komunikasi yang efektif dan
praktis termasuk alur distribusi?
2. Terukur
Dapatkah Anda memperkirakan ukuran segmen sehingga Anda dapat
mengalokasikan sesuai anggaran pemasaran?
3. Substansial
Apakah segmentasinya besar dan cukup tahan lama untuk membenarkan kegiatan
pemasaran sendiri?
4. Layak
Dapatkah orang-orang dalam segmen membeli produk Anda dan mereka melihat
keuntungan yang jelas dan diinginkan dibandingkan dengan produk lainnya atau
jasa?
Segmen yang mewakili proporsi kecil dari pasar secara keseluruhan dikenal
sebagai ceruk pasar (niche market). Niche pemasaran ini umumnya paling efektif
ketika harga produk sangat tinggi atau ketika pasar sangat besar. Di niche
market dengan pasar yang sangat besar ini, segmen yang mewakili hanya 2% dari
total pasar mungkin cukup besar untuk mempertahankan bisnis.
Ada empat dasar
umum untuk segmentasi pasar Anda:
1. Geografis: oleh negara, atau wilayah.
2. Demografi: pada usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan sebagainya.
3. Psikografis : dengan gaya hidup, nilai, kepentingan, dan sebagainya.
4. Perilaku: Apa yang Anda menggunakan produk untuk, loyalitas merek, manfaat yang Anda
cari dari produk, dan sebagainya.
Melihat kembali contoh sampo X, kita dapat melihat bahwa pemasar yang
menempatkan tiga iklan sebagian segmentasi berdasarkan demografi gender (ada
satu ditujukan untuk pria dan dua pada perempuan), dan sebagian berdasarkan
psikografis kepentingan (pribadi kecantikan sebagai lawan kebersihan keluarga
dan kesehatan).
Produsen juga melakukan dua segmentasi sekaligus karena produsen hampir
pasti ingin membuat iklan yang berbeda untuk negara-negara Asia dan Eropa, yang
menampilkan orang-orang Asia dan Eropa asli, tapi juga ingin iklan terpisah
untuk sub-segmen laki-laki dan perempuan dari target pasar dalam setiap segmen
geografis.
Dikutip dari Sumber : http://www.makeallhappen.com/marketing/segmentasi-pasar-memahami-kebutuhan-pelanggan.html
Selasa, 01 Mei 2012
Kondisi Geografi Indonesia
Pengertian letak geografis adalah letak suatu negara dilihat dari
kenyataan di permukaan bumi. Menurut letak geografisnya Indonesia
terletak di antara dua benua, yakni Asia dan Australia, dan di antara
dua samudra, yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
Letak Indonesia yang diapit dua benua dan berada di antara dua samudra berpengaruh besar terhadap keadaan alam maupun kehidupan pendudu
Keadaan alam Indonesia ;
Sebagian ahli membagi Indonesia atas tiga wilayah geografis utama yakni:
Kepulauan Sunda Besar meliputi pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi.
Kepulauan Sunda Kecil meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Kepulauan Maluku dan Irian.
Indonesia memiliki sekitar 17.504 pulau (menurut data tahun 2004; lihat pula: jumlah pulau di Indonesia), sekitar 6.000 di antaranya tidak berpenghuni tetap, menyebar sekitar katulistiwa, memberikan cuaca tropis. Pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa, di mana lebih dari setengah (65%) populasi Indonesia. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian Jaya dan rangkaian pulau-pulau ini disebut pula sebagai kepulauan Nusantara atau kepulauan Indonesia.
1. Pengaruh Letak Geografis terhadap Keadaan Alam
Indonesia merupakan negara kepulauan yang merupakan pertemuan dua samudra besar (Samudra Pasifik dan Samudra Hindia) dan diapit daratan luas (Benua Asia dan Australia). Hal itu berpengaruh terhadap kondisi alam.
a. Wilayah Indonesia beriklim laut, sebab merupakan negara kepulauan, sehingga banyak memperoleh pengaruh angin laut yang mendatangkan banyak hujan.
b. Indonesia memiliki iklim musim, yaitu iklim yang dipengaruhi oleh angin muson yang berembus setiap 6 bulan sekali berganti arah. Hal ini menyebabkan musim kemarau dan musim hujan di Indonesia.
2. Pengaruh Letak Geografis terhadap Keadaan Penduduk
Karena Indonesia terletak pada posisi silang (cross position) antara dua benua dan dua samudra, maka pengaruhnya bagi kehidupan bangsa Indonesia adalah sebagai berikut.
a. Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan asing, yakni dalam bidang seni, bahasa, peradaban, dan agama.
b. Indonesia terletak di antara negara-negara berkembang, sehingga memiliki banyak mitra kerja sama.
c. Lalu lintas perdagangan dan pelayaran di Indonesia cukup ramai, sehingga menunjang perdagangan di Indonesia dan menambah sumber devisa negara.
Sumber: http://www.bukupr.com/ 2011/07/letak-geografis- indonesia-dan.html
http://id.m.wikipedia.org/ wiki/Geografi_Indonesia
Letak Indonesia yang diapit dua benua dan berada di antara dua samudra berpengaruh besar terhadap keadaan alam maupun kehidupan pendudu
Keadaan alam Indonesia ;
Sebagian ahli membagi Indonesia atas tiga wilayah geografis utama yakni:
Kepulauan Sunda Besar meliputi pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi.
Kepulauan Sunda Kecil meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Kepulauan Maluku dan Irian.
Indonesia memiliki sekitar 17.504 pulau (menurut data tahun 2004; lihat pula: jumlah pulau di Indonesia), sekitar 6.000 di antaranya tidak berpenghuni tetap, menyebar sekitar katulistiwa, memberikan cuaca tropis. Pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa, di mana lebih dari setengah (65%) populasi Indonesia. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian Jaya dan rangkaian pulau-pulau ini disebut pula sebagai kepulauan Nusantara atau kepulauan Indonesia.
1. Pengaruh Letak Geografis terhadap Keadaan Alam
Indonesia merupakan negara kepulauan yang merupakan pertemuan dua samudra besar (Samudra Pasifik dan Samudra Hindia) dan diapit daratan luas (Benua Asia dan Australia). Hal itu berpengaruh terhadap kondisi alam.
a. Wilayah Indonesia beriklim laut, sebab merupakan negara kepulauan, sehingga banyak memperoleh pengaruh angin laut yang mendatangkan banyak hujan.
b. Indonesia memiliki iklim musim, yaitu iklim yang dipengaruhi oleh angin muson yang berembus setiap 6 bulan sekali berganti arah. Hal ini menyebabkan musim kemarau dan musim hujan di Indonesia.
2. Pengaruh Letak Geografis terhadap Keadaan Penduduk
Karena Indonesia terletak pada posisi silang (cross position) antara dua benua dan dua samudra, maka pengaruhnya bagi kehidupan bangsa Indonesia adalah sebagai berikut.
a. Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan asing, yakni dalam bidang seni, bahasa, peradaban, dan agama.
b. Indonesia terletak di antara negara-negara berkembang, sehingga memiliki banyak mitra kerja sama.
c. Lalu lintas perdagangan dan pelayaran di Indonesia cukup ramai, sehingga menunjang perdagangan di Indonesia dan menambah sumber devisa negara.
Sumber: http://www.bukupr.com/
http://id.m.wikipedia.org/
Rabu, 28 Maret 2012
Globalisasi Budaya
Globalisasi memengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya aspek budaya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan/psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan.
Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. Pye, 1966 ).
Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antar bangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antar bangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan.
Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan
- Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.
- Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism), dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya.
- Berkembangnya turisme dan pariwisata.
- Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.
- Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.
- Bertambah banyaknya event-event berskala global, seperti Piala Dunia FIFA.
- Persaingan bebas dalam bidang ekonomi
- Meningkakan interaksi budaya antar negara melalui perkembangan media massa.
Dengan adanya Globalisasi terhadap nilai nilai budaya yang terjadi di Indonesia,hal ini dapat berdampak banyak pengertian sesuai cara pandang atau dari sudut mana kita bisa menelaah Globalisasi Tersebut.
Jika diliahat dari segi budaya jelas nilai nilai kebudayaan yang terkandung sejak lama di Masyarakat Indonesia telah berubah bahkan mulai tenggelam,pengaruhnya pun cukup signifikan mengikis segala aspek kebudayaan yang kita miliki.
Pengaruh Globalisasi telah memperluas cara pandang masyarakat Indonesia bagaimana cara hidup yang baru sesuai zaman yang terus berputar ini.Teknologi Komunikasi pun mempunyai daya tarik yang cukup efektif dalam merubah kebudayaan masyarakat Indonesia,dengan istilah "The World in our Hand" maka kebudayaan masyarakat Indonesia yang selalu mengucapkan salam atau mengirim surat ketika lebaran atau hari raya lain pun menjadi berkurang dengan adanya alat telekomunikasi berupa telpon genggam dan semakin pesatnya perkembangan internet yabg mendukung akan hal itu.
Namun tak selamanya Globalisasi itu buruk jika kita bisa mengambil keputusan yang baik pula dalam memahami peran globalisasi,karena globalisasi merupakan fenomena peradaban manusia,di Indonesia pun kebudayaan dan pemikiran dari luar sudah mulai terserap pada kebudayaan kita,akulturasi jika diselaraskan maka akan menemukan sesuatu hal dan penemuan baru yang merubah keberagaman pola pikir masyarakat jika kita menyerap pemikiran tersebut tentunya dengan landasan ideologi yang kita miliki.
Sumber referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Globalisasi
Definisi Manajeman
Prinsip dan nilai nilai Manajemen dilihat secara sederhana sebetulnya sama dengan kehidupan Manusia di dunia ini,karena pada dasarnya setiap hari manusia pasti merencanakan sesuatu mengenai apa yang akan dilakukannya pada hari itu dan berusaha membuat aktualisasi mengenai cara menjalankan kegiatan tersebut agar mencapai tujuan yang diinginkan.
Jika melihat dari perkembangan zaman dan melalui sudut pandang yang berbeda maka secara spesifik Manajemen mempunyai beragam pengertian di dalamya bila dilihat dari literatur-literatur yang ada,yaitu :
1.Manajemen sebagai Proses
2.Manajemen sebagai suatu kolektivitas
3.Manajeman sebagai ilmu atau seni.
Manajemen sebagai suatu proses,melihat bagaimana cara orang untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.Pengertian manajemen sebagai suatu proses dapat dilihat dari pengertian menurut :
1. Encyclopedia of The Social Science,yaitu proses diman pelaksanaan suatu tujuan tertentu dilaksanakan
2. Haiman,manajemen yaitu fungsi untuk mencapai suatu tujuan melalui kegiatan orang lain,mengawasi usaha-usaha yang dilakukan individu untuk mencapai tujuan.
3. G.R.Terry,cara pencapaian tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu melalui kegiatan orang lain.
Manajemen suatu kolektivitas yaitu merupakan suatu kumpulan dari orang-orang yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama.Kolektivitas atau kumpulan orang inilah yang disebut dengan manajemen,sedangkan orang yang bertanggungjawab atas terlaksanamya suatu kegiatan untuk mencapai tujuan ialah manajer.
Manjemen sebagai suatu ilmu dan seni,melihat bagaimana aktivitas manajemen dihubungkan dengan prinsip dari manajemen.Pengertian manajemen sebagai suatu ilmu dan seni dari :
1.Chaster I Bernard dalam bukunya(The function of the Executive),manajemen yaitu seni dan ilmu,juga Henry Fayol,Alfin Brown Harold,Knoontz Cyril O'donnel dan G.R.Terry.
2.Marry Parker Follet menyatakan bahwa manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan melalui orang lain.
Dari definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa manajemen yaitu koordinasi semua sumber daya melalui proses perencanaan,pengorganisasian,penetapan tenaga kerja,pengarahan dan pengawasan untuk mencapai tujuan.
Jika melihat dari perkembangan zaman dan melalui sudut pandang yang berbeda maka secara spesifik Manajemen mempunyai beragam pengertian di dalamya bila dilihat dari literatur-literatur yang ada,yaitu :
1.Manajemen sebagai Proses
2.Manajemen sebagai suatu kolektivitas
3.Manajeman sebagai ilmu atau seni.
Manajemen sebagai suatu proses,melihat bagaimana cara orang untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.Pengertian manajemen sebagai suatu proses dapat dilihat dari pengertian menurut :
1. Encyclopedia of The Social Science,yaitu proses diman pelaksanaan suatu tujuan tertentu dilaksanakan
2. Haiman,manajemen yaitu fungsi untuk mencapai suatu tujuan melalui kegiatan orang lain,mengawasi usaha-usaha yang dilakukan individu untuk mencapai tujuan.
3. G.R.Terry,cara pencapaian tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu melalui kegiatan orang lain.
Manajemen suatu kolektivitas yaitu merupakan suatu kumpulan dari orang-orang yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama.Kolektivitas atau kumpulan orang inilah yang disebut dengan manajemen,sedangkan orang yang bertanggungjawab atas terlaksanamya suatu kegiatan untuk mencapai tujuan ialah manajer.
Manjemen sebagai suatu ilmu dan seni,melihat bagaimana aktivitas manajemen dihubungkan dengan prinsip dari manajemen.Pengertian manajemen sebagai suatu ilmu dan seni dari :
1.Chaster I Bernard dalam bukunya(The function of the Executive),manajemen yaitu seni dan ilmu,juga Henry Fayol,Alfin Brown Harold,Knoontz Cyril O'donnel dan G.R.Terry.
2.Marry Parker Follet menyatakan bahwa manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan melalui orang lain.
Dari definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa manajemen yaitu koordinasi semua sumber daya melalui proses perencanaan,pengorganisasian,penetapan tenaga kerja,pengarahan dan pengawasan untuk mencapai tujuan.
Minggu, 08 Januari 2012
Ekonomi Kerakyatan dan Koperasi
Ekonomi Kerakyatan Adalah gagasan tentang cara,sifat,dan tujuan pembangunan dengan sasaran utama adalah perbaikan nasib rakyat yang pada umumnya bermukim di pedesaan.Ekonomi Kerakyatan mengadakan perubahan penting ke arah perubahan,khususnya pendobrakan ikatan serta halangan yang membelenggu bagian besar rakyat Indonesia dalam keadaan kekeutangan dan keterbelakangan.
Ekonomi rakyat tumbuh secara natural karena adanya sejumlah potensi ekonomi disekelilingnya. Mulanya mereka tumbuh tanpa adanya insentif artifisial apapun, atau dengan kata lain hanya mengandalkan naluri usaha dan kelimpahan sumberdaya alam, sumberdaya manusia, serta peluang pasar. Perlu dipahami bahwa dalam ruang ekonomi nasional pun terdapat sejumlah aktor ekonomi (konglomerat) dengan bentuk usaha yang kontras dengan apa yang diragakan oleh sebagian besar pelaku ekonomi rakyat. Memiliki modal yang besar, mempunyai akses pasar yang luas, menguasai usaha dari hulu ke hilir, menguasai teknologi produksi dan menejemen usaha modern. Kenapa mereka tidak digolongkan juga dalam ekonomi kerakyatan?. Karena jumlahnya hanya sedikit sehingga tidak merupakan representasi dari kondisi ekonomi rakyat yang sebenarnya. Atau dengan kata lain, usaha ekonomi yang diragakan bernilai ekstrim terhadap totalitas ekonomi nasional. Golongan yang kedua ini biasanya (walaupun tidak semua) lebih banyak tumbuh karena mampu membangun partner usaha yang baik dengan penguasa sehingga memperoleh berbagai bentuk kemudahan usaha dan insentif serta proteksi bisnis. Mereka lahir dan berkembang dalam suatu sistem ekonomi yang selama ini lebih menekankan pada peran negara yang dikukuhkan (salah satunya) melalui pengontrolan perusahan swasta dengan rezim insentif yang memihak serta membangun hubungan istimewa dengan pengusaha-pengusaha yang besar yang melahirkan praktik-praktik anti persaingan.
Berikut di bawah ini adalah landasan koperasi indonesia yang melandasi aktifitas koprasi di indonesia.
- Landasan Idiil = Pancasila
- Landasan Mental = Setia kawan dan kesadaran diri sendiri
- Landasan Struktural dan gerak = UUD 1945 Pasal 33 Ayat 1
A. Fungsi Koperasi / Koprasi
1. Sebagai urat nadi kegiatan perekonomian indonesia
2. Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi indonesia
3. Untuk meningkatkan kesejahteraan warga negara indonesia
4. Memperkokoh perekonomian rakyat indonesia dengan jalan pembinaan koperasi
B. Peran dan Tugas Koperasi / Koprasi
1. Meningkatkan tarah hidup sederhana masyarakat indonesia
2. Mengembangkan demokrasi ekonomi di indonesia
3. Mewujudkan pendapatan masyarakat yang adil dan merata dengan cara menyatukan, membina, dan mengembangkan setiap potensi yang ada
Sumber : http://organisasi.org/
http://www.ekonomirakyat.org/edisi_10/artikel_3.htm
Politik Ekonomi Kerakyatan oleh Sarbini Sumawinata
Langganan:
Postingan (Atom)